Tampilkan postingan dengan label Horror Manga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Horror Manga. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Agustus 2022

Komik Serial Misteri Garden Ghost Hiroko Kazama

Komik Serial Misteri Ghost Garden Pic
Tampak Depan


Judul              : Garden Ghost

Judul Asli       : Akuryou no Niwa

Author            : Hiroko Kazama

Komik ini pertama kali diterbitkan di Jepang pada tahun 1987 oleh Akita Publishing Co. Sementara di Indonesia, komik ini baru diterbitkan pada tahun 2003 oleh PT. Elex Media Komputindo.

Komik Garden Ghost memuat lima cerita berbeda yang tidak berhubungan satu sama lainnya.

Cover Belakang Komik Ghost Garden
Tampak Belakang

Cerita 1 : Garden Ghost

Nakako Niresaki merupakan anak dari seorang penulis terkenal. Saat ini Ayahnya sedang melakukan penelitian di situs kebudayaan Suku Inca, Peru untuk mengumpulkan bahan cerita berikutnya.  

Oleh karena itu, ia dititipkan kepada Sinichirou. Shinichirou Kizaki sendiri adalah seorang penulis muda kenalan Ayahnya. Ia pernah memenangkan sebuah penghargaan sastra lima tahun lalu.

Nakako akan numpang tinggal di rumah Shinichirou, sekaligus pindah sekolah ke SMU sastra dimana Shinichirou mengajar. Shinichirou yang dikaguminya sejak kecil, kini tinggal sendirian di rumah tua besar warisan Ibunya.

Namun di hari kedatangannya, ia sempat kesulitan menemukan rumah Shinichirou. Ia sangat yakin kalau dirinya kena tipu rubah (berputar-putar di tempat yang sama).

Nakako mendapat kamar yang pemandangannya menghadap ke sebuah kebun yang terbengkalai. Tiba-tiba, ia merasakan seperti ada sesuatu yang masuk ke kamarnya saat membuka jendela.

Gambar Kamar Nakako Garden Ghost
Kebun Misterius Depan Kamar

Sebagai balas budi, Nakako berjanji akan memasak untuk Shinichirou. Saat sedang mencuci piring, lagi-lagi ia merasakan seperti ada sesuatu yang mengawasinya.

Keesokannya di sekolah, Nakako ditanyai oleh beberapa orang temannya soal kebenaran bahwa dirinya yang tinggal di rumah Pak Guru. Ternyata, Shinichirou cukup populer di kalangan siswi-siswi di sana.

Salah seorang dari mereka ingin sangat kepo soal gossip percintaan Shinichirou. Menurut kabar, Pak Guru Kizaki pernah menjalin cinta dengan seorang siswi bernama Mariko Naitou. Mereka berhubungan saat Shinichirou masih jadi guru magang di sana.

Akan tetapi, pada suatu hari Mariko menghilang begitu saja dan Pak Guru masih belum bisa move on sampai sekarang. Dengar-dengar, hal itulah yang menyebabkannya masih melajang sampai sekarang.

Teman-temannya meminta Nakako untuk menanyakan kebenaran soal alasan Pak Guru menjomblo. Tentu saja itu adalah permintaan yang agak sulit.

Pada suatu hari, Shinichirou menghadiahkan Nakako sebuah hiasan penahan kertas bentuk angsa yang terbuat dari kaca. Katanya, hadiah itu diberikan dalam rangka ultah Nakako yang ke-17.

Hadiah tersebut bikin Nakako jadi berbunga-bunga. Tiba-tiba, ia merasakan hawa yang tak enak di kamarnya.

Mendadak jendela di kamarnya pecah dan serpihan kacanya mengenai seluruh tubuh Nakako. Ia kemudian disadarkan oleh Shinichirou.

Kaca jendela di kamarnya terlihat masih utuh. Hanya saja, hadiah pemberian Shinichirou pecah berkeping-keping. Shinichirou meyakini benda itu ga sengaja tersenggol saat Nakako pingsan.


Keesokannya saat istirahat makan siang, teman-temannya kembali membicarakan gossip lainnya soal Shinichirou. Katanya, karya Shinichirou yang mendapatkan penghargaan merupakan karya dari Mariko Naitou.

Untuk membungkamnya, gadis itu dibunuh dan dikuburkan di suatu tempat di rumah itu. Konon, arwah Mariko yang masih cinta pada Pak Guru bakal menghantui gadis-gadis yang mendekatinya.

Mendengar itu, Nakako merasa tak bisa mengabaikan gossip itu.

Saat pulang sekolah, ia melihat Shinichirou menaiki bis di halte. Nakako kemudian buru-buru ikut menaiki bis tersebut.

Anehnya saat ia sudah naik, Shinichirou tidak ada di dalamnya. Ia malah melihat Shinichirou berada di bis lain.

Bis yang ia naiki kemudian berjalan dan tak berhenti di halte mana pun. Meski Nakako memencet bel untuk turun, bis terus saja berjalan.

Merasa panik, Nakako memecahkan kaca jendela bis dan loncat dari sana. Tiba-tiba ia terduduk di pinggir trotoar seperti orang linglung.

Pulangnya, Nakako mendesak Shinichirou untuk menceritakan soal Mariko Naitou. Shinichirou pun akhirnya menceritakan kebenaran kisah cintannya dengan Mariko Naitou. 

Memang benar, ternyata Shinichirou setia menjomblo karena masih menunggu Mariko. Ia juga yakin akan berjumpa dengan Mariko lagi suatu hari nanti.

Pandangan Nakako teralihkan dengan sebuah berita di televisi tentang kecelakaan bis. Ia yakin sekali kalau itu adalah bis yang ia naiki tadi.

Seandai dia ga maksa keluar, barangkali Nakako udah tewas sekarang. Nakako yang ketakutan jadi histeris, sebab ia merasa mendapat terror tak kasat mata yang berasal dari rumah itu.

Seperti mendapat firasat buruk, Shinichirou akhirnya meminta Nakako untuk pindah dari rumahnya besok. Ia berjanji akan bantu mengurus semua yang dibutuhkan.

Malamnya, Nakako tidak bisa tidur karena suara angin di luar membuat kaca jendela jadi berisik. Saat berniat menutup penahan jendela, sebuah tangan ghaib menarik tangannya.

Tiba-tiba sosok hantu wanita muncul dari jendela. Nakako yang ketakutan segera berlari mencari Shinichirou.

Saat sedang mencari, kebetulan ia melihat sebuah kamar yang berantakan seperti habis diacak-acak maling. Rupanya, itu adalah kamar mendiang Ibu Shinichirou.

Nakako kemudian menemukan sebuah karya sastra milik Mariko Naitou di antara tumpukan barang yang berantakan. Tiba-tiba, Shinichirou muncul di kamar itu.

Nakako yang panik melemparkan kumpulan lembar naskah sastra itu ke Shinichirou dan segera lari. Shinichirou mengejar Nakako karena berniat ingin menjelaskan semuanya.

Tapi tiba-tiba, rambut Nakako ditarik oleh sebuah tangan ghaib yang menyeretnya ke area kebun terbengkalai. Menyadari sosok ghaib itu adalah Mariko, Shinichirou memohon agar ia tak membunuh Nakako.

Arwah Mariko lalu melepaskan Nakako. Di saat bersamaan, ada begitu banyak robekan kertas yang keluar dari dalam tanah di kebun itu.

Rupanya itu adalah sebagian dari buku diary mendiang Ibu Shinichirou. Buku itu telah lama dibakar dan dikubur di suatu tempat. 

Dari diary itu, Shinichirou mengetahui bahwa Ibunya lah yang mencuri karya sastra Mariko. Mendiang Ibunya mengirimkan karya tersebut atas nama Shinichirou ke ajang penghargaan sastra. 

Ibunya kemudian membunuh dan menguburkan Mariko di suatu tempat di rumah itu. Hal itu dilakukan demi meneruskan impian Ayah Shinichirou yang ingin menjadi penulis terkenal.

Gambar Cerita Kebun Berhantu
Kebenaran Terungkap

Shinichirou cukup syok dengan semua kenyataan yang ia ketahui selepas ditemukannya diary sang Ibu. Terutama kenyataan bahwa Mariko Naitou yang selama ini ia tunggu sudah meninggal.

Ia kemudian meminta Nakako untuk pergi dari rumah itu. Sekalian ia juga menitipkan, sebuah karya tulisan miliknya untuk dilihat Ayah Nakako.

Seperginya dari sana, Nakako melihat kepulan asap dari rumah Shinichirou. Tampaknya, Shichirou hendak menyusul Mariko.


Pada suatu hari saat liburan musim panas, Nakako bertolak ke Peru untuk menyusul Ayahnya di sana. Di pesawat ia melihat buku kesusatraan, dimana nama Shinichirou masuk ke dalam daftar nominator penghargaan sastra terbaik tahun itu.

Rupanya, Nakako langsung memberikan tulisan itu ke editor Ayahnya, sehingga hasilnya jadi demikian. Ini membuktikan, bahwa Shinichirou memang berbakat.

 

Cerita 2 : Dari Laut

Kazuya adalah seorang anak yang biasa tinggal di kota besar, kini harus menetap di sebuah kota kecil di pesisir laut. Kebetulan, Ayah Kazuya yang bekerja di bidang konstruksi harus mengurus proyek pembangunan di kota kelahirannya.

Di tempat baru itu, mereka bertiga menempati sebuah rumah tua peninggalan Nenek Kazuya. Suasana yang berbeda membuat Kazuya kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Saat sedang berjalan-jalan mengelilingi kota dengan sepeda, Kazuya bertemu dengan seorang anak gadis di sebuah tebing.

Kazuya sangat kaget karena gadis itu mengetahui namanya. Padahal ia baru pindah tiga hari dan belum punya teman sama sekali.

Gadis yang kelihatannya sebaya dengan Kazuya itu tiba-tiba menangis bahagia. Sebab ia sudah lama menanti Kazuya. Ia kemudian mengajak Kazuya berkunjung ke rumahnya yang ada di atas bukit.

Gambar Cerita Kazuya dan Mayuko
Rumah Terbengkalai di Atas Bukit

Kazuya dibawa menuju sebuah rumah bergaya Eropa yang tampak sudah lama terbengkalai. Meski begitu, Kazuya merasa seperti pernah berkunjung ke sana. Lalu tiba-tiba saja, anak gadis itu menghilang.

Di rumahnya, Kazuya bertanya pada Ibunya apa mereka pernah ke kota ini sebelumnya. Menurut Ibunya, Kazuya selama ini lahir dan besar di Tokyo. Kalau pun pernah datang ke kota ini hanya saat usia Kazuya masih 2 tahun.

Maka dari itu, mustahil Kazuya punya ingatan soal kota tersebut. Lebih-lebih lagi ingatan soal rumah terbengkalai di atas bukit.

Masih penasaran dengan rumah tersebut, keesokannya Kazuya mengunjungi rumah itu lagi. Saat ia masuk ke dalam, ia bertemu dengan anak gadis yang wujudnya jauh lebih dewasa daripada kemarin.

Gadis itu lalu mengajaknya untuk minum teh. Kazuya terpukau dengan interior dalam rumah yang ternyata tampak mewah.

Lagi-lagi ia merasakan déjà vu, seolah-olah pernah merasakan suasana yang sama. Ia lalu menanyakan siapa nama gadis itu.

Namun gadis itu meminta agar Kazuya bisa mengingat namanya sendiri, ditambah ia sudah tidak punya banyak waktu. Kesal mendengar jawaban seperti itu, Kazuya jadi marah dan pergi dari tempat itu.


Hari-hari berlalu dan Kazuya berusaha untuk tidak memikirkan gadis itu. Namun pada  suatu malam, Kazuya mendengar bahwa perusahaan Ayahnya akan meratakan rumah di atas bukit untuk membangun hotel.

Kazuya bilang pada Ayahnya, kalau ada seorang gadis yang tinggal di sana. Tentu saja Ayahnya membantah, karena di sana cuma rumah kosong yang tak berpenghuni.

Kalau pun dulu ada yang pernah tinggal di sana, itu hanya seorang nenek-nenek yang sudah meninggal 10 tahun lalu. Kazuya kemudian meminta Ayahnya untuk menceritakan soal rumah itu.

Katanya, mendiang nenek yang tinggal di rumah itu sangat cantik waktu mudanya. Nenek itu adalah seorang anak tunggal pemilik bank. Ia kehilangan kekasihnya akibat gugur di medan perang.

Sejak kecil nenek itu sering sakit-sakitan. Makanya, villa di atas bukit sengaja dibangun untuk memulihkan kesehatannya.  

Meski sudah mendengar cerita tersebut, hal itu tetap tidak bisa menerangkan ingatan Kazuya. Maka dari itu, Kazuya memutuskan untuk berkunjung ke sana lagi besok.

Saat Kazuya berkunjung ke sana, lagi-lagi gadis itu tampak lebih dewasa daripada saat terakhir dia temui. Gadis itu kemudian mengajak Kazuya untuk mengingat masa lalu.

Rupanya, Kazuya adalah reinkarnasi dari kekasih gadis itu. Keduanya sudah bertunangan, tapi Kazuya gugur di medan perang.

Meski Kazuya sudah tiada, gadis yang bernama Mayuko itu berjanji akan selalu menunggu Kazuya di ujung tebing sana. Dan Mayuko pun terus menunggu hingga akhir hayatnya.

Setelah mendapatkan kembali ingatan kehidupan sebelumnya, Kazuya tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri. Ia mengalami demam tinggi dan mengigau memanggil-manggil nama Mayuko.

 

Beberapa tahun berlalu, Kazuya tumbuh jadi lelaki keren yang digandrungi banyak anak cewek. Meski begitu, ia bertekad bahwa sekarang adalah gilirannya untuk menunggu Mayuko.

Pada suatu hari saat pulang bersepeda, ia menemukan sosok anak gadis yang sedang termenung menatap ke arah laut. Kazuya lalu memanggil gadis itu dengan nama Mayuko,

Tentu saja anak gadis itu terkejut karena Kazuya tahu namanya. Padahal ia baru pindah ke kota tersebut kemarin.

Kazuya lalu menawarkan untuk membonceng gadis itu. Ia akan menceritakan semuanya pelan-pelan, sampai Mayuko bisa mengingat masa lalu mereka.

 

Cerita 3 : Tragedi Terakhir Keluarga Kirigamine

Noriko bersama Takashi—teman masa kecilnya, melakukan sebuah perjalanan ke Desa Madou yang lokasinya cukup terpencil di perfektur Okayama. Untuk mencapai desa tersebut, mereka harus melewati hutan diantara apitan pegunungan.

Perjalanan keduanya ke sana bukan tanpa sebab. Noriko diminta kakeknya yang sedang sakit untuk mengantarkan sebuah barang kepada Tome Kirigamine—cinta pertama sang kakek.

Namun untuk menemukan desa terpencil itu, Noriko dan Takashi sampai harus berputar-putar di tempat yang sama. Saat keduanya sudah kepayahan, tiba-tiba mereka melihat sebuah hamparan perkebunan di tengah kaki gunung.

Mereka berhasil menemukan Desa Madou dan sampai di rumah Nenek Tome. Hanya saja, Noriko merasakan suasana horror ketika datang ke sana.

Rumah Hantu di Desa Madou
Rumah Kirigamine

Nenek Tome menawarkan keduanya untuk bermalam sebelum kembali besok. Meski menolak, situasi hujan deras yang mendadak membuat mereka terpaksa harus bermalam.

Setelah Takashi bercanda soal Nenek Tome, tiba-tiba mereka dibuat kaget dengan kemunculan Nenek Tome yang kini ada dua orang. Ternyata Nenek Tome memiliki adik kembar yang bernama Ume.

Petir lalu menyambar dengan dahsyat, sehingga memadamkan lampu di rumah keluarga Kirigamine. Tiba-tiba muncul dua orang nenek lainnya yang mirip dengan Nenek Tome dan Ume.

Lama kelamaan mereka muncul menjadi lima orang. Rupanya Nenek Tome kembar lima. Hanya saja mereka berlima terlalu mirip, dimulai dari wajah, pakaian, model rambut, dan lainnya.

Noriko yang ketakutan lantas bersiap untuk tidur. Namun, ia kesulitan tidur karena mendengar suara rame dari ruang sebelah.

Saat ia memeriksa ruang sebelah, ia heran karena ruangan tersebut kosong melompong. Merasa bingung, Takashi muncul dan menjelaskan bahwa itu adalah fenomena porter guys (terdengar rame, meski tidak ada orang sama sekali).

Mendengar itu, Noriko jadi semakin ketakutan. Sialnya lagi, tiba-tiba ia jadi kebelet ingin ke toilet. Nenek Tome tiba-tiba muncul dan memberitahu bahwa lokasi kakus berada luar rumah.

Sambil ditemani Takashi, Noriko terpaksa memakai kakus tersebut. Ia memastikan bahwa Takashi masih berada di luar menunggu.

Namun, Noriko mendengar teriakan suara Takashi. Saat keluar, ia tak melihat Takashi dimanapun.

Sosok mengerikan kemudian meraih kaki Noriko, sehingga membuatnya menjerit. Noriko memukuli sosok mengerikan itu menggunakan sebuah tongkat panjang.

Noriko tak tahu, kalau sosok itu adalah Takashi yang ga sengaja nyemplung ke septic tank. Noriko yang panik segera masuk ke dalam rumah, tapi ia gak menemukan siapa-siapa di sana.

Anehnya, suara ribut-ribut di ruangan sebelah terdengar semakin kencang. Saat Noriko membuka ruangan itu, suasana jadi senyap seketika.

Ia kemudian menutup ruangan itu, tapi ruangan itu terdengar rame kembali. Noriko memutuskan membuka ruangan itu kembali dengan harapan suara ribut-ribut itu reda.

Tapi Noriko kaget bukan main waktu melihat berbagai sosok hantu Jepang di dalam sana.

Gambar Hantu Jepang Lagi Pesta
Hantu Lagi Kumpul Arisan

Di pojok ruangan, kelima orang nenek kembar Kirigamine terikat. Mereka berlima menyuruh Noriko supaya kabur menyelamatkan diri.

Maka terjadilah aksi kejar-kejaran antara hantu dan Noriko hingga ke luar rumah. Pada akhirnya Noriko berhasil ditangkap oleh para hantu mengerikan itu dan ia pun pingsan.


Samar-samar ia tersadar dan mendengar kumpulan suara banyak orang dalam satu ruangan. Di sana juga ada Takashi yang ikut bergabung.

Rupanya, terror itu adalah ulah penduduk Desa Madou yang mengenakan kostum hantu. Menurut kepercayaan mereka, jika ada orang yang pingsan karena ditakut-takuti di Desa Madou, itu berarti mereka akan panen raya tahun ini.

Takashi yang tercebur septic tank terpaksa diselamatkan penduduk, sehingga hanya Noriko yang ditakut-takuti. Kesal mendengarnya, Noriko memutuskan untuk ikut minum dan bersenang-senang bersama para penduduk desa.

Keesokannnya, mereka berdua melakukan perjalanan kembali ke rumah. Sekembalinya dari sana, Noriko menceritakan pengalaman tersebut pada Ibunya.

Ibunya tak percaya, sebab Desa Madou sudah lama terkubur akibat tsunami 10 tahun yang lalu. Kakek yang pikun bahkan sudah sepuluh kali meminta Ibunya Noriko untuk melakukan hal yang sama.

Pernyataan Ibunya tentu saja membuat Noriko menjadi bingung. Makanya, ia lalu bercerita pada Takashi.

Mendengar itu, Takashi bilang itu adalah hal yang hebat. Bahkan kalau bisa mereka berkunjung kembali ke desa ghaib itu.

Sementara itu di Desa Madou, para hantu sedang sibuk bercocok tanam. Mereka senang karena tahun itu akan panen raya.

 

Cerita 4 : Tsukiko, Urutan ke-17

Saat ini Tsukiko tinggal di rumah sepupunya yang bernama Tetsurou Nanbaguri. Ia dititipkan di sana, karena Ayahnya harus bekerja di luar negeri selama 2 tahun.

Tetsurou adalah seorang yang maniak terhadap hal-hal ghaib. Pada suatu hari, Tsukiko dinyatakan terpilih sebagai nomor urut ke-17 di ulang tahun Tetsurou yang ke-17 pada tanggal 17 bulan ini.

Itu berarti Tsukiko diminta untuk jadi objek uji coba ghaib-nya Tetsurou. Tsukiko yang sibuk mengatakan bahwa dia ingin melihat Kenkemine idolanya—seorang kakak kelas dari klub basket.

Hari itu sepertinya adalah keberuntungan Tsukiko. Kenkemine rupanya selama ini memperhatikan Tsukiko dan hendak mengajaknya kencan.

Tentu saja Tsukiko jadi kegirangan. Teman perempuannya sampai menyelamati, sebab Tsukiko adalah perempuan pertama yang pernah diajak oleh Kenkemine.

Malamnya, Tsukiko bersiap untuk tidur. Namun, tiba-tiba ia merasa terganggu dengan suara berisik di kamarnya.

Ritual Pemanggilan Arwah Leluhur
Contoh Sepupu Syaiton

Ternyata Tetsurou berada di kamarnya mengenakan pakaian ritual sambil membawa tiga lilin. Katanya, ia ingin melakukan uji coba pemanggilan leluhur Tsukiko.

Karena Tsukiko menolak, Tetsurou mengancam akan menceritakan segala hal soal Tsukiko kepada Kenkemine. Kenkemine dan Tetsurou adalah teman sekelas dan kebetulan tempat duduk mereka berdekatan. 

Merasa terpojok, Tsukiko akhirnya menuruti kemauan aneh Tetsurou.

Ritual yang dilakukan Tetsurou berhasil melepas roh Tsukiko dari raganya. Di tengah-tengah ritual, Tetsurou malah kebelet boker.

Sekembalinya dari toilet, Tetsurou melanjutkan pemanggilan mantra arwah. Cerobohnya, ia salah membaca mantera.

Alih-alih membaca mantra pemanggilan leluhur, ia malah baca mantra untuk memanggil arwah penasaran. Para arwah penasaran datang dan berebut menempati raga Tsukiko.

Tsukiko pun kembali sadar dan Tetsurou menyudahi ritual hari ini. Tanpa disadari, Tsukiko yang asli ternyata belum kembali ke tubuh aslinya.

Seorang arwah asing ternyata menempati tubuh Tsukiko. Yang menyebalkan, arwah itu mengomentari Tsukiko yang tidak bisa merawat tubuhnya dengan baik.

Dengan keberadaan arwah tersebut, sifat Tsukiko otomatis berubah 180 derajat. Ia jadi jauh lebih feminin dan lembut. Tsukiko bahkan meminjam alat make up ke bibinya (Ibu Tetsurou).

Tsukiko yang kebingungan berhasil mendapatkan cara berkomunikasi dengan Tetsurou, yaitu menggunakan media cermin. Mereka kemudian melakukan upaya ritual penukaran arwah, tapi tak berhasil.

Sampai tiba hari dimana Tsukiko akan berkencan dengan Kak Kenkemine. Anehnya, arwah tersebut tahu bahwa mereka akan pergi kencan.

Gerak geriknya yang tahu segala hal, membuat Tetsurou sadar bahwa arwah asing tersebut sudah lama mengawasi Tsukiko. Tetsurou kemudian mewawancarai teman-teman klub basket Kenkemine.

Ia mendapat informasi, bahwa ada seorang laki-laki bernama Jyunichi Sasaki yang cukup dekat dengan Kenkemine. Rupanya baru-baru ini, Jyunichi meninggal karena kecelakaan motor.


Hari kencan yang dinanti tiba. Tetsurou dan arwah Tsukiko membuntuti keduanya.

Menggunakan tubuh Tsukiko, arwah asing tersebut bersikap sangat agresif, sehingga membuat Kenkemine jadi pucat. Kenkemine kemudian berterus terang pada Tsukiko kalau dirinya gay. 

Kenkemine mengira, berhubungan dengan seorang perempuan bisa membuatnya lupa soal kematian pacarnya yang bernama Jyunichi.

Arwah asing itu lalu mengaku pada Kenkemine bahwa dirinya adalah Jyunichi. Arwah Jyunichi bertanya pada Kenkemine, apakah ia bisa mencintainya dengan tubuh barunya.

Tetsurou lalu menyuruh Tsukiko untuk buru-buru merebut tubuhnya. Sebab arwah Jyunichi kelihatannya mulai melemah.

Tsukiko sangat senang karena bisa kembali ke tubuh asalnya. Samar-samar, ia melihat sosok hantu lelaki yang nempel di Kenkemine.

Ditempelin Arwah Gay Pic
Sampai Mati Masih Cinta

Pada akhirnya Tsukiko kembali ke sifat aslinya yang cuek dan kurang feminin. Bibinya sampai dibuat heran dengan perubahan sifat Tsukiko yang kembali ke awal.

Keesokannya, teman sekolahnya terkejut mengetahui Tsukiko sudah tidak tertarik lagi pada Kenkemine. Ditambah Tsukiko tidak mau menjelaskan alasannya.

Tiba-tiba, Tetsurou menemuinya dan mengatakan bahwa Tsukiko mendapat nomor urut 19 yang bertepatan dengan tanggal hari itu dan nomor absennya.

Rupanya Tetsurou tidak kapok sama sekali. Ia masih bersikeras ingin memanggil leluhur Tsukiko.

 

Cerita 5 : Undangan ke Dunia Kegelapan (Cerita Pendek)

Tersedot Buku Dongeng Image
Buku Dongeng Aneh

Shiori menemukan sebuah buku dongeng yang berdebu di perpustakaan sekolah. Kellihatannya tak ada yang membacanya, padahal ceritanya sangat bagus.

Tiba-tiba sekelilingnya menjadi gelap dan ia melihat sebuah kastil di pinggir pantai. Seekor naga lalu menyerangnya sehingga ia jatuh dari tebing.

Saat tercebur ke laut, ia melihat sosok siren seperti buku yang dibacanya. Shiori pun berhasil mencapai tepi pantai.

Ia sadar bahwa dirinya sedang bermimpi soal buku yang dibacanya. Samar-samar ia mendengar suara Ibunya memanggil untuk makan malam.

Shiori berusaha menjawab Ibunya, tapi tak bisa. Ternyata Shiori tersedot ke dalam buku cerita yang dibacanya.

  

Sabtu, 06 Agustus 2022

Komik Misteri Gadis Cilik Karya Tomo Kazuhashi

Cover Depan Komik Misteri Gadis Cilik
Cover Depan


Alur Cepat Komik Misteri Gadis Cilik Tomo Kazuhashi

 

Judul               : Misteri Gadis Cilik

Judul Asli         : Mayonaka no Shoujo

Author             : Tomo Kazuhashi


Cover Belakang Misteri Gadis Cilik
Cover Belakang

Pertama kali diterbitkan di Jepang pada tahun 1994 oleh Kodansha. Sementara di Indonesia, komik ini baru diterbitkan pada tahun 1998 oleh PT. Elex Media Komputindo.

Komik ini memuat lima kisah yang berbeda. Berikut adalah alur cepat cerita komik ini, beserta pesan moral ala-ala dari saya:

 

Cerita 1: Misteri Gadis Cilik

Tsutomu adalah seorang pemuda yang tengah mempersiapkan ujian masuk universitas. Sambil mengisi waktunya, ia diminta orangtuanya untuk menjaga apotek milik keluarganya di malam hari.

Ayahnya yakin, bahwa apotek milik mereka harus buka 24 jam untuk keadaan darurat. Suasana apotek tengah malam yang sepi dimanfaatkan Tsutomu untuk belajar.

Sekitar setengah 12 malam, tiba-tiba seorang anak gadis datang dan menanyakan minuman ringan. Tsutomu dibuat heran, karena jelas saja apotek keluarganya bukanlah mini market.

Gambar Misteri Gadis Cilik
Anak Gadis Tengah Malam

Gadis aneh itu lalu tertarik dengan bungkus lucu alat kontrasepsi dan berniat membelinya. Sontak saja Tsutomu menolak jual, karena usia gadis itu kelihatannya masih di bawah umur (16 tahun).

Ia malah memarahi gadis itu karena keluyuran malam-malam. Sambil tersenyum senang dengan perhatian Tsutomu, gadis misterius itu akhirnya pergi.

Keesokan malamnya, gadis aneh itu datang lagi. Ia kemudian memperkenalkan namanya sebagai Yu.

Semenjak itu, Yu sering datang ke apotek sehingga keduanya jadi akrab. Dibalik sikapnya yang polos dan kekanak-kanakan, sosok Yu masih terasa sangat misterius.

Pada lain waktu, Tsutomu akhirnya mengajak Yu untuk bertemu pada waktu siang. Tapi Yu bilang, dia cuma bisa datang malam hari.

Yu juga bilang, dia juga sebenernya ingin main siang-siang tapi ga bisa. Yu kemudian berlari keluar dari apotek.

Seperginya Yu, Tsutomu melihat dompet milik Yu rupanya terjatuh. Di dalamnya, Tsutomu menemukan sebuah kartu nama yang bertuliskan Yuko Fujiwara.

Keesokan siangnya, Tsutomu berniat mendatangi alamat yang tertera di kartu tersebut. Lokasi rumahnya ternyata memang ga terlalu jauh dengan apotek.

Ia sempat berpapasan dengan seorang gadis berkepang dua dengan kacamata yang awalnya ia sangka adalah Yu. Tapi gadis itu bukan Yu, dia bahkan ga mengenali Tsutomu.

Nerd Girl Pic
Siapa doi?

Tsutomu kemudian bertanya pada gadis itu, apakah dia punya saudara. Tapi menurut gadis itu, dia cuma anak tunggal.

Lalu Ibu Yuko keluar dari rumah dan menanyakan maksud kedatangan Tsutomu. Kelihatannya anak yang bernama Yuko itu harus buru-buru berangkat les.

Malamnya, Yu datang lagi dan tahu bahwa Tsutomu telah mengembalikan dompetnya. Yu lalu bercerita bahwa dia sebenarnya adalah kepribadian lain dari seorang Yuko. Ia hanya bisa muncul jika Yuko sedang tidur.

Rupanya, Yuko mengalami penyakit berjalan dalam tidur. Sosok Yu muncul karena Yuko ga mampu menentang tekanan dari orangtuanya untuk ngejar prestasi di bidang akademis.

Sejak menceritakan hal itu, Yu sempat ga datang ke apotek untuk beberapa saat.

Namun pada suatu malam, Yu tiba-tiba aja datang dalam keadaan ngos-ngosan. Katanya, orangtua Yuko udah menyadari kondisi anaknya sampai-sampai jendela dan pintu dikunciin.

Yuko katanya akan dibawa periksa ke rumah sakit. Jika sampai Yuko sembuh, Yu pasti akan menghilang.

Tsutomu kemudian menyuruh Yu sembunyi di dalam selagi dia mengambil motor. Tsutomu bilang dia bakal bawa Yu buat ngeliat pantai sebelum dia bener-bener hilang. Sayangnya, Yuko keburu sadar saat Tsutomu sudah membawa motor.

Pada suatu siang, Tsutomu kedatangan sosok Yu di depan rumahnya. Tsutomu menyadari, bahwa sosok Yuko yang rajin belajar telah menghilang.

Yu lalu meminta pada Tsutomu untuk diajak melihat laut. Namun, di saat sedang menghabiskan waktu bersama, tiba-tiba sosok Yu menghilang begitu aja. Lalu sejak saat itu, Yu ga pernah kelihatan lagi.

Pada suatu hari, Ayah Tsutomu bertanya padanya, apakah dia membuka kotak khusus yang berisi obat keras. Soalnya ada obat tidur yang hilang ga berbekas.

Tsutomu kemudian sadar ada yang salah, ia lalu bergegas mendatangi rumah Yuko. Ternyata di rumah Yuko sedang ada yang berkabung.

Yuko disebut-sebut overdosis obat tidur. Dia dianggap bunuh diri akibat nilai-nilainya yang jatuh.

Yuko sama sekali tak meninggalkan pesan kematian. Tapi cuma Tsutomu lah satu-satunya yang tahu alasannya.

Pesan Moral : Belajar dan Main Harus Seimbang.

 

Cerita 2 : Memori

Sakurako, seorang anak perempuan berusia 11 tahun memiliki orangtua yang punya usaha kost-kostan. Ia sangat menyukai seorang mahasiswa bernama Naoya yang usianya jauh 11 tahun di atasnya.

Sudah empat tahun lamanya, Kak Nao ngekost di tempat orangtuanya karena harus berkuliah di kota tempat tinggal Sakurako. Tapi kini Sakurako harus menahan sedih, sebab Kak Nao sudah lulus dan harus balik ke kota asalnya.

Kak Nao juga sudah diterima menjadi guru di Tokyo, tempat asalnya. Makanya, ga ada alasan buat doi menetap di kota tempat tinggal Sakurako.

Sikap sedih Sakurako diekspresikan dalam bentuk kemarahan pada Nao. Ditambah ia juga merasa cemburu, dikarenakan Nao punya cinta pertama yang ga bisa dilupain.

Waktu itu Sakurako menemukan foto gadis yang dimaksud. Tapi sayangnya menurut Nao, gadis cinta pertamanya itu udah meninggal gara-gara sakit.

Memori Sakurako dan Naoya Pic
Cinta Pertamanya Cinta Pertamaku

Masih ga rela, Sakurako tiba-tiba datang ke kamar Kak Nao yang lagi sibuk packing. Doi lalu motongin tali pengikat barang-barang Kak Nao pake cutter dan berujung nyatain cinta ke Kak Nao.

Nao yang dewasa ngerespon perasaan Sakurako kayak ke adeknya sendiri. Tambah kesal karena dibegituin, Sakurako lalu ngerobek foto cinta pertama Nao.

Gara-gara itu, Nao jadi ngebentak Sakurako. Eh, si Sakurako malah kaget trus ngerasa dadanya jadi sakit dan doi pun jatuh lemas.

Dalam sakitnya, Sakurako mimpi seorang anak laki-laki yang ngusilin dia di kelas. Dilihat dari ciri-cirinya, ternyata itu adalah Kak Nao yang masih berusia 11 tahun.

Dalam mimpinya, Sakurako berubah jadi Maki—cinta pertama Naoya seperti yang ada dalam foto yang dirobeknya. Ternyata, baik Nao maupun Maki sama-sama ‘tsundere’ (meski saling suka, tapi memperlihatkan sikap yang sebaliknya).

Seorang teman di kelasnya memberitahu Maki, kalau Nao itu sebenarnya suka sama dia. Salah tingkah mendengarnya, Maki malah ga sengaja bilang kalau dia ga suka sama anak macam Nao.

Gara-gara syok dibegituin, Nao juga jadi balas bilang kalo dia benci sama Maki. Gara-gara itu, penyakit kelainan jantungnya jadi kambuh.

Sejak saat itu, Maki jadi sakit-sakitan dan akhirnya meninggal sebelum kelulusan. Perasaan yang ga terungkap itu membuat Maki terlahir lagi jadi Sakurako.

Sakurako lalu bangun dari tempat tidurnya dan berusaha mencari Nao. Sayangnya, Nao sudah keburu berangkat ke halte sambil diantar teman-teman kuliahnya.

Sakurako lalu menyusul ke halte sambil ngebawain foto yang pernah dia robek. Nao kelihatannya juga sudah memaafkan perbuatan Sakurako.

Waktu mau menyampaikan kalau dirinya adalah Maki, tiba-tiba muncul seorang wanita yang mirip banget sama Maki. Kelihatan banget, kalau cewek itu adalah pacarnya Naoya.

Ngerasa udah dilupain, Sakurako akhirnya urung bilang siapa dia sebenarnya. Di sisi lain, Sakurako sadar kalau Nao udah ngewujudin mimpi Maki untuk menjadi guru di Tokyo.

Setelah Nao naik bis, Sakurako bilang ke Nao kalau Maki pasti senang. Waktu bis udah mulai jalan, Nao sadar kalau dia ga pernah cerita ke Sakurako nama cinta pertamanya.

Nao maksa turun dari bis yang udah jalan, lalu berlari menghampiri Sakurako. Tapi, waktu doi udah mulai sadar bahwa Sakurako adalah reinkarnasi Maki, eh doi malah mati ketabrak.

Beberapa tahun berlalu sejak kejadian itu, kini Sakurako udah jadi seorang guru. Sewaktu sedang memandangi foto Naoya di ruangan kantor sekolah, tiba-tiba seorang siswanya yang bernama Nakayama muncul.

Tiba-tiba Nakayama memberikan hadiah coklat pada Sakurako. Hal itu bikin Sakurako jadi déjà vu. Ia lalu sadar kalau Nakayama adalah reinkarnasi Kak Nao.

Potongan Gambar Cerita Memori
Doi Reinkarnasi Lagi

Pada akhirnya, Sakurako memutuskan untuk terus melangkah ke depannya bersama calon suaminya tanpa ngeliat ke belakang lagi.

Pesan Moral : Jalani Masa Depan tanpa Menoleh ke Belakang Lagi.

 

Cerita 3 : Jalinan yang Terputus

Erika sangat excited sama liburan musim panas kali ini. Soalnya, band abangnya yang bernama JUST bakal latihan di garasi rumah mereka.

Sebenarnya, ada alasan khusus yang bikin Erika senang. Dia naksir berat sama Nobu, adek kelas abangnya yang merupakan gitaris di JUST.

Band JUST sedang latihan rutin, karena mau ikut kontes yang akan diadakan beberapa bulan lagi. Sambil memperhatikan para anggota band main, Erika juga berkesempatan diajarin main gitar sama Nobu.

Erika selalu menyambangi tempat berlatih mereka sambil membawa Aki—sahabatnya yang feminin dan pemalu. Aki biasanya datang ke sana sambil membawakan makanan buatannya.

Salah seorang anggota JUST kemudian bertanya soal gelang yang dipakai Aki. Ia lalu mengatakan, bahwa gelang yang ia pakai adalah jimat permohonan yang berasal dari kepercayaan di Amerika Selatan.

Katanya, gelang itu bisa mengabulkan permohonan pemakainya. Gelang yang putus menandakan bahwa permohonan orang itu udah terkabul.

Nobu lalu menanyakan soal permohonan apa yang dipanjatkan olehnya. Aki yang pemalu menjawab bahwa itu rahasia.

Aki kemudian memberikan gelang yang sama untuk Erika yang dia anggap sahabat baiknya. Melalui gelang itu, Erika berharap agar dirinya bisa bergabung dalam band JUST suatu hari nanti.  Sejak saat itu, Erika semakin giat berlatih gitar listrik.

Suatu hari, saat hendak meminjam amplifier ke abangnya, Erika mendapati gelang itu putus. Tiba-tiba, Hitoshi—abangnya menghampiri Erika dan memintanya untuk jadi gitaris di JUST. Ternyata, tangan kanan Nobu patah akibat jatuh dari motor.

Alur Cepat Komik Serial Misteri Gadis Cilik
Permohonan Terkabul

Erika sadar, harapannya jadi terkabul meski harus mengorbankan orang lain. Tapi ia menolak percaya, bahwa semua itu terjadi karena gelang dari Aki.

Belakangan Erika jadi lebih sensi ke Aki gara-gara kebetulan soal gelang itu. Ditambah lagi ternyata Aki sering nengokin Nobu di rumah sakit tanpa sepengetahuan dia. Akibatnya, Erika jadi bersikap galak ke Aki.

Suatu ketika, Erika hendak nengok Nobu di rumah sakit. Dia kaget ngintip Aki sama Nobu lagi ciuman. Ga tahan liatnya, Erika langsung pergi dari sana.

Gambar Jalinan yang Terputus
Bibir Ketemu Bibir

Besoknya, Aki menyampaikan kalau gelang miliknya putus entah dimana. Tapi ternyata harapannya terkabul karena cintanya udah terbalas.

Erika lalu meminta dibuatkan lagi gelang kepada Aki. Soalnya kali ini dia pengen berharap cintanya ke Nobu terbalas. Mendengar itu Aki jadi kaget, dia ga tahu kalau Erika selama ini juga naksir Nobu.

Erika kemudian minta supaya Aki ga usah menemui dirinya lagi. Sejak saat itu, Aki jadi jarang muncul waktu band JUST latihan.

Nobu yang sudah mulai membaik ngasih kabar ke Erika, bahwa Aki sedang melakukan kerja sambilan. Hanya saja, Nobu sendiri ga tahu persis jenis pekerjaan apa yang dilakukan Aki.

Menyadari keduanya sedang bermasalah, Nobu lalu memberikan alamat tempat kerja Aki. Merasa bersalah, Erika kemudian mengunjungi tempat kerja sambilannya.

Waktu datang ke sana, Erika terkejut mengetahui Aki kerja di tempat konstruksi. Melihat Aki lagi-lagi memakai gelang itu, Erika jadi marah dan menceritakan soal semua kebetulan yang terjadi akibat gelang itu.

Menurutnya gelang buatan Aki bawa sial. Makanya dia lalu menarik lengan Aki dan berusaha melepas gelang yang dipakainya. Namun Aki menolak melepasnya.

Erika yang kesal lalu pergi meninggalkan Aki. Saat Aki berusaha ngejar Erika buat jelasin permohonan yang sedang dia panjatkan, Aki tertimpa benda berat di sana.


Selepas kematian Aki, Erika menyisipkan gelang milik Aki ke gitar listrik barunya. Rupanya, Aki selama ini bekerja sambilan karena ingin menghadiahkan gitar baru ke Erika.

Erika ga tahu apa harapan terakhir Aki, tapi dia percaya kalau Aki punya harapan besar melalui gelang itu.

Erika bersama band JUST kemudian bersiap untuk mengikuti kontes musik yang dinanti-nanti. JUST kini memiliki dua orang gitaris, dikarenakan tangan Nobu udah sembuh.

Waktu lagi main di panggung, tiba-tiba gelang itu terputus begitu aja dan bikin Erika jadi heran. Tiba-tiba ada sebuah tangan ghaib yang narik kaki Erika dari bawah panggung.

Akibatnya, Erika kesetrum amplifier yang ada di belakangnya. Ternyata, permohonan terakhir Aki adalah supaya dia dan Erika bisa bersama selamanya.

Pesan Moral : Pentingnya komunikasi dan keterbukaan antar teman.

 

Cerita 4 : Papan Pesan

Saat pulang sekolah bareng temannya, Mifuyu harus mendengar cerita teman-temannya yang ternyata sudah punya pacar.

Ditambah lagi, salah seorang temannya yang bernama Kanami ternyata pacaran sama cowok dari SMU N yang katanya terkenal dengan cowok-cowok gantengnya. Karena malu jomblo sendiri, Mifuyu lalu berbohong bahwa ia sebenarnya udah punya cowok.

Kisah Gadis Malu Menjomblo
Malu Ngejomblo

Waktu lagi di stasiun, dia ngeliat sebuah tulisan seseorang untuk pacarnya di papan pesan. Ia kemudian iseng menulis pesan untuk dirinya.

Iri Sama Orang Pacaran
Iri Bilang, Sayang!

“Mifuyu, aku tunggu di “Leon” depan stasiun. Tomoki”. Demikian isi pesan bohongan yang dia tulis.

Keesokannya, Shindo—teman cowoknya yang berkacamata datang menghampiri dia dan bersikap aneh. Ia kemudian meminta Mifuyu untuk membuatkan poster penerimaan anggota klub sepakbola.

Teman-temannya yang melihat lalu menyoraki Mifuyu. Mereka mengira Mifuyu pacaran sama Shindo.

Mifuyu yang malu kemudian membantahnya. Namun salah seorang temannya nyeletuk dan menyebut nama Tomoki.

Ternyata temannya menebak nama itu karena tulisan di papan pesan stasiun. Temannya lalu menebak, bahwa cowok Mifuyu berasal dari SMU N seperti cowoknya Kanami.

Karena didesak teman-teman soal pacarnya, Mifuyu kemudian terdorong untuk mengarang lebih jauh semua hal soal pacar khayalannya.

Gara-gara deskripsi yang terlalu wow, salah seorang temannya bilang kalau cowok Mifuyu lebih keren daripada cowok Kanami. Kesal mendengar itu, Kanami kemudian mendesak Mifuyu untuk memperlihatkan pacarnya kepada mereka semua.

Mifuyu yang mulai panik mengatakan bahwa Tomoki orang yang pemalu. Tapi Kanami terus mendesak, katanya ia dan teman-teman lain akan melihat dari kejauhan saja.

Maka dari itu, Mifuyu jadi panik. Akhirnya, besok dia memutuskan buat mengakui semua kebohongannya di depan teman-temannya.

Keesokannya di stasiun, saat Mifuyu mau mengaku, salah seorang teman memberitahu tulisan di papan pesan dari Tomoki untuk Mifuyu. Tertulis bahwa Tomoki meminta Mifuyu untuk menemuinya nanti jam 2 siang. Membaca itu, Mifuyu jadi ngeri sendiri.

Tepat jam 2, ternyata muncul laki-laki ganteng seperti yang digambarkan Mifuyu kepada teman-temannya. Lelaki yang mengenakan seragam SMU N itu lalu mengajak Mifuyu pergi.

Gambar Cerita Papan Pesan Tomo Kazuhashi
Cowok Keren Kiriman dari Langit

Mifuyu yang bingung kemudian bertanya siapa orang itu. Cowok itu menjawab bahwa dirinya adalah Tomoki dan dia mengingatkan pesan yang ditulis oleh Mifuyu sebelumnya.

Sejak saat itu, Mifuyu mengundang kekaguman dari anak-anak di sekolahnya karena berpacaran dengan anak SMU N.

Mifuyu merasa senang, tapi juga masih diliputi rasa ga percaya. Tomoki kemudian membuktikan pada Mifuyu soal identitasnya dengan menunjukan kartu pelajar dan SIM motor miliknya. Ia jadi meyakini, kalau papan pesan di stasiun mungkin adalah papan ajaib.

Keesokannya saat akan mengambil sepatu di loker sekolah, Shindo menghampiri Mifuyu dan menagih gambar poster yang diminta. Tapi Mifuyu yang sibuk memenuhi janji kencan sama Tomoki jadi ga sempat ngerjain poster itu.

Tiba-tiba kaki Mifuyu mengeluarkan darah. Ternyata ada yang memasukan pecahan keramik ke dalam sepatunya.

Kanami nyeletuk, mungkin ada yang iri sama Mifuyu karena dia punya cowok keren. Ia kemudian memutuskan bercerita pada Tomoki saat sedang ketemuan di café.

Saat keduanya berpisah, Shindo tak sengaja bertemu dengan Mifuyu dan mulai mengenali siapa Tomoki. Menurut Shindo, Fujimaki Tomoki adalah pemain regular sepak bola di sekolahnya, tapi mendadak gak aktif lagi tanpa alasan yang jelas.

Mifuyu lalu sadar kalau dia tuh sebenarnya ga tahu apa-apa soal Tomoki yang sering dia temuin belakangan ini.

Saat sedang lewat ke area konstruksi, tiba-tiba sebuah drum besar hampir menimpanya. Ia kemudian melihat ada sosok orang yang tampaknya langsung kabur.

Mifuyu yang takut kemudian menceritakan hal itu ke Tomoki lewat telepon. Tomoki kemudian jadi yakin, kalau Shindo pasti pelakunya.

Sebelum menutup telepon, Tomoki minta ketemuan di Leon besok sore pukul 5. Tiba-tiba ada telepon lain yang masuk dan itu dari Shindo.

Mifuyu yang ketakutan mengatakan pada Shindo, kalau ia sudah pacaran sama Tomoki. Ia juga mengatakan, bahwa besok mereka akan ketemuan di Leon dan berniat mengadukan perbuatan jahat Shindo ke polisi.

Pulang sekolah, Shindo menunggu Mifuyu di depan gerbang sekolah. Karena ketakutan, Mifuyu spontan berlari dan Shindo malah mengejarnya.

Saat sedang berlari, ia kemudian bertemu dengan Tomoki yang berusaha menyelamatkannya. Ia lalu mengajak Mifuyu bersembunyi di sebuah bekas bangunan yang rusak parah.

Ternyata mereka berada di Leon, sebuah tempat yang hancur lebur karena ditabrak pengemudi truk yang mengantuk. Sikap Tomoki kemudian berubah jadi jahat kepada Mifuyu.

Rupanya, pacar asli Tomoki yang juga bernama Mifuyu kebetulan membaca pesan buatan darinya. Makanya, ia menunggu Tomoki di Leon dan jadi korban kecelakaan tersebut.

Benar-benar kebetulan yang mengerikan. Menurut Tomoki, seandai Mifuyu ga pernah usil bikin pesan itu, pacarnya pasti masih hidup.

Tomoki kemudian berniat membunuh Mifuyu menggunakan pisau. Beruntung Shindo datang menolong dengan menubruk Tomoki. Tomoki yang terpental ke tembok, lalu tertimpa reruntuhan dan mati.

Menurut Shindo, ia membaca kecelakaan itu di koran. Ia awalnya sempat mengira kalau Mifuyu yang dia sukai menjadi korban.

Sejak kejadian itu, Mifuyu dan Shindo akhirnya resmi pacaran. Mereka pun janjian kencan di stasiun.

Anehnya pas Mifuyu datang, stasiunnya kok kosong melompong. Tanpa sadar ada tangan ghaib yang muncul dari papan pesan di belakangnya.

Mifuyu lalu menghilang dan hanya menyisakan topinya. Shindo yang sudah tiba di stasiun menyangka Mifuyu telat datang.

Samar-samar di papan pesan belakang ada tulisan, bahwa Tomoki bakal menjemput Mifuyu.

Pesan Moral 1 : Cinta akan datang pada waktunya, jadi ga usah maksa!

Pesan Moral 2 : Ga usah malu menjomblo! Yang malu itu ngaku punya pacar padahal ga ada!!

Pesan Moran 3 : Jangan suka mendesak jomblo supaya buru-buru cari pacar!!

 

Cerita 5 : Malam Natal Tahun Ketiga

Yui teringat soal insiden meninggalnya Saori—sahabatnya yang meninggal tertabrak pada tanggal 24 Desember 1988. Saori (bukan saos tiram) tertabrak saat sedang diminta oleh Yui untuk menunggu di sana.

Tiga tahun sudah berlalu, Yui baru datang kembali ke kota asalnya untuk memenuhi undangan reuni SMA di malam Natal. Meski pangling dengan perubahan di daerah sana, ia kemudian melirik ke pohon Natal tempat kejadian itu.

Pacarnya yang bernama Ikeda lalu mengejutkan Yui dengan topeng santaklaus. Ikeda juga sadar, bahwa pohon tersebut adalah bekas lokasi kecelakaan Saori. Karena dihantui rasa bersalah, Yui udah lama menghindari daerah sekitar situ.

Saat datang di acara reuni, mereka semua nostalgia dengan melihat-lihat album foto tahunan angkatan mereka. Saat melihat foto Saori, mereka semua jadi membicarakan kejadian naas itu kembali.

Perasaan bersalah itu muncul lagi dan membuat Yui jadi pucat. Saat sedang menengok ke arah jendela kaca, Yui melihat sosok bayangan Saori dan berteriak.

Gambar Arwah Penasaran Sahabat
Kamu Disini Rupanya

Saat sedang menyiapkan peralatan makan, mereka menyadari bahwa garpunya kelebihan satu. Pemilik resto lalu mengatakan ada salah seorang teman mereka yang cantik dan memiliki tahi lalat di bawah bibir kanannya.

Yui kembali terkejut, soalnya ciri-ciri itu merujuk ke Saori. Ia yang mulai merasa ga enak kemudian memutuskan untuk pergi dari sana.

Saat sedang berjalan, ia sadar telah tersesat. Ia kemudian melihat sosok wanita dan berniat bertanya jalan padanya.

Tapi Yui kaget, karena sosok yang dia lihat adalah Saori. Ia kemudian melihat telepon umum dan segera menelepon Ayahnya untuk minta dijemput.

Di tengah pembicaraan di telepon, terdengar suara Saori yang memintanya supaya datang ke lokasi kecelakaannya. Ia kemudian melihat jejak kaki di salju yang mendekat ke telepon umum. Ternyata hantu Saori menjemputnya langsung ke sana.

Yui yang pingsan kemudian disadarkan oleh Ikeda yang menyusulnya. Ikeda sangat khawatir, karena Yui ga pernah cerita sama dia. Akhirnya, Yui mutusin buat nyeritain semuanya ke Ikeda.

Jadi tiga tahun yang lalu, Yui mau bantuin Saori buat nembak Ikeda sebelum mereka lulus. Yui nyuruh Saori buat nunggu di bawah pohon Natal jam 4 sore.

Waktu mau nyampain hal itu ke Ikeda, eh Ikeda malah nembak Yui di tempat. Yui baru sadar kalau ternyata dia juga sepertinya udah lama suka sama Ikeda.

Akhirnya, Yui jadi bimbang buat nyampein hal itu ke Saori. Ternyata, Saori terus nungguin di sana dan terjadilah tabrakan maut itu pukul 6 sore.

Yui takut Ikeda bakal berpaling ke Saori yang cantik. Ikeda bilang kalau dia udah lama suka sama Yui, jadi mustahil perasaannya bakal oleng.

Ikeda kemudian berniat memenuhi janji kepada Saori dengan mendatangi lokasi kecelakaan tersebut sendirian. Barangkali dengan begitu, arwah Saori bisa tenang.

Alur Cerita Misteri Gadis Cilik Pic
Janjian Sama Hantu

Saat itu pukul 6 malam, bertepatan dengan waktu tewasnya Saori tiga tahun lalu. Yui lalu sadar, bahwa arwah Saori sepertinya mengincar Ikeda.

Sesampainya di lokasi kecelakaan, Ikeda memperhatikan bekas tabrakan di pohon tersebut. Tiba-tiba ia melihat ada sesuatu tersangkut di atas pohon.

Saat hendak mengambil, tiba-tiba sebuah mobil meluncur ke arah Ikeda hingga dirinya tak sadarkan diri. Orang-orang yang ada di lokasi segera melarikannya ke rumah sakit.

Yui yang baru tiba di sana merasa lega karena Ikeda hanya mengalami luka ringan. Namun tiba-tiba muncul arwah Saori yang ternyata sudah menunggunya.

Ia kemudian meminta maaf pada arwah Saori. Yui bilang, kalau emang Saori sebegitu dendamnya sama dia, silahkan bawa dirinya pergi asal jangan Ikeda.

Tiba-tiba kehadiran Saori seperti menghilang begitu saja. Yui menatap suatu bingkisan kecil yang tersangkut di atas pohon.

Rupanya di dalamnya ada saputangan milik Yui yang dulu pernah dipinjamkan ke Ikeda, beserta surat dari Ikeda untuk Yui. Di dalam bingkisan itu juga terdapat surat lainnya yang ditulis oleh Saori.

Isi surat dari Saori mengatakan bahwa Ikeda sudah lama menitipkan bingkisan itu kepadanya. Karena cemburu ia sempat melihat isinya dan tak menyampaikan ke Yui.

Ternyata Saori selama ini sadar, kalau Ikeda naksir sama Yui. Selama ini arwah Saori jadi ga tenang, karena ingin menyampaikan hal tersebut.

Yui kemudian berterimakasih kepada Saori. Sejak saat itu dia ga takut lagi sama pohon itu, bahkan ia dan  Ikeda berniat mengunjunginya lagi di lain waktu.

Pesan Moral : Apapun situasinya, berusaha jujur itu lebih baik.